Apa itu AudioShake?
AudioShake adalah layanan audio AI yang fokus pada pemisahan stem, yaitu kemampuan memisahkan sebuah file lagu utuh menjadi komponen-komponen penyusunnya. Hasilnya bisa berupa vokal tanpa musik, drum terpisah, bass terpisah, maupun instrumen melodic seperti gitar, piano, dan synth. Teknologi ini dilatih dengan machine learning sehingga hasilnya cukup bersih dibanding pemisah stem gratisan yang sering meninggalkan artefak dan noise. Karena AudioShake memproses file langsung di cloud dengan model yang lebih besar, output yang dihasilkan biasanya lebih detail, terutama untuk lagu dengan mixing kompleks.
Layanan AudioShake tersedia dalam dua bentuk utama. Pertama, AudioShake Indie, yaitu produkθͺε©εΌ untuk kreator independen yang ingin memproses beberapa track per bulan dengan antarmuka web yang sederhana. Kedua, AudioShake API, yang ditujukan untuk bisnis, studio, dan developer yang ingin mengintegrasikan pemisahan stem ke dalam workflow atau aplikasi mereka sendiri. API ini biasanya dipakai aggregator musik, platform sync licensing, hingga perusahaan media yang butuh memproses ribuan track otomatis.
Untuk kebanyakan pengguna di Indonesia, AudioShake Indie adalah pilihan yang paling relevan. Kamu cukup upload file lagu, tunggu proses selesai, lalu download stem yang kamu butuhkan. Output bisa dipakai untuk remix, membuat versi karaoke, sampling, mastering, hingga membuat backing track untuk live performance. Karena berbasis cloud, kamu tidak perlu komputer spec tinggi atau GPU mahal untuk menjalankan pemrosesan audio yang berat.
- Pemisahan stem AI berbasis cloud dengan model yang lebih akurat dibanding pemisah gratisan
- Mendukung pemisahan vokal, drum, bass, gitar, piano, dan instrumen lainnya
- Format output umum seperti WAV dan MP3 yang siap pakai di DAW
- AudioShake Indie untuk kreator independen dengan harga per track
- AudioShake API untuk integrasi ke aplikasi dan pemrosesan massal
- Cocok untuk remix, sampling, karaoke, sync licensing, hingga restorasi audio
Siapa yang cocok memakai AudioShake?
Produser musik dan beatmaker adalah pengguna utama AudioShake. Mereka sering butuh mengambil vokal atau instrumental dari lagu referensi untuk dijadikan sample, membuat remake, atau bikin medley. Dengan stem yang sudah terpisah, proses di DAW jadi jauh lebih cepat dibanding harus rerecord atau mencari acapella dari forum yang belum tentu kualitasnya bagus. AudioShake juga membantu produser yang ingin bikin bootleg, edit, atau DJ mashup tanpa ribet.
Sound engineer dan audio profesional juga terbantu, terutama untuk kebutuhan remix, remaster, atau restorasi rekaman lama. Stem yang terpisah memudahkan proses mixing karena tiap elemen bisa diperlakukan independen. Misalnya, untuk membersihkan vokal dari noise tanpa mengorbankan elemen musik, atau untuk membuat versi radio edit dari sebuah lagu. Studio yang menangani proyek sync licensing ke film dan iklan juga sering butuh stem cepat tanpa harus minta dari label.
Kreator konten, podcaster, dan video creator di Indonesia juga bisa memanfaatkan AudioShake. Misalnya untuk membuat versi instrumental sebuah lagu untuk backsound YouTube, TikTok, atau Instagram, atau untuk membuat backing track karaoke dari lagu Indonesia. Guru musik, arranger, dan dosen yang membuat materi pembelajaran juga bisa pakai AudioShake untuk menunjukkan bagian-bagian instrumen secara terpisah ke murid. Singkatnya, siapa pun yang pernah berpikir "andainya vokal dan musiknya bisa dipisah" akan terbantu dengan AudioShake.
- Produser musik dan beatmaker yang ingin sampling atau remake lagu
- Sound engineer untuk mixing, remaster, dan restorasi audio
- Kreator konten yang butuh versi instrumental atau backing track
- Arranger dan guru musik untuk materi pembelajaran
- Studio yang menangani sync licensing ke film, iklan, atau game
- Podcaster dan video creator yang ingin membersihkan atau memodifikasi audio
Kenapa bayar AudioShake dari Indonesia sering gagal?
AudioShake menagih langganan dan pembelian paketnya dalam Dolar Amerika Serikat. Artinya, kalau kamu mau berlangganan AudioShake Indie, sistemnya akan memotong tagihan dari kartu kredit atau debit internasional. Kartu yang diterima adalah kartu yang punya logo Visa, Mastercard, atau JCB yang diterbitkan oleh bank di luar negeri, atau yang memang sudah diaktifkan fitur transaksi luar negeri oleh banknya. Banyak kartu lokal Indonesia, termasuk beberapa kartu debit chip baru, belum tentu lolos verifikasi international billing.
Masalah lain muncul dari sisi 3D Secure. Beberapa bank Indonesia mewajibkan OTP atau notifikasi push untuk transaksi internasional, dan OTP-nya kadang tidak terkirim ke nomor yang terdaftar, terutama kalau nomor HP sudah ganti atau sedang roaming. Ada juga kasus di mana bank menahan transaksi karena dianggap mencurigakan, sehingga tagihan AudioShake tertahan berhari-hari di sistem dan akhirnya expired sebelum sempat diproses.
Alternatif lain yang sering dicoba adalah PayPal. Sayangnya, untuk menarik PayPal dari Indonesia ke rekening bank lokal juga butuh proses yang tidak selalu mulus, dan tidak semua pengguna punya saldo PayPal yang cukup. Ditambah lagi kurs dolar ke rupiah yang bisa berbeda-beda tiap bank atau payment gateway, sehingga total yang dibayar sering tidak sesuai estimasi. Kondisi-kondisi ini bikin banyak orang Indonesia akhirnya batal berlangganan, padahal mereka butuh fitur AudioShake untuk pekerjaan atau proyek kreatifnya.
- Tagihan dalam USD yang butuh kartu internasional aktif
- Tidak semua kartu debit lokal lolos international billing
- Verifikasi 3D Secure kadang gagal karena OTP tidak terkirim
- Bank bisa menahan transaksi internasional sebagai transaksi mencurigakan
- PayPal jarang dipakai karena pencairan ke bank lokal ribet
- Kurs dolar ke rupiah tidak transparan dan sering bikin total membengkak
Cara bayar AudioShake pakai Rupiah lewat JoinBareng
Cara paling praktis buat pengguna Indonesia yang mau akses AudioShake adalah lewat jasa bayar JoinBareng. Kamu tidak perlu punya kartu kredit internasional atau PayPal. Cukup pilih paket AudioShake yang kamu mau, isi beberapa data, dan bayar pakai rupiah lewat QRIS atau transfer bank lokal. Prosesnya cocok buat siapa pun yang baru pertama kali langganan layanan audio AI luar negeri.
Langkah pertama, buka halaman produk AudioShake di JoinBareng dan pilih plan yang kamu butuhkan, misalnya AudioShake Indie. Isi nomor WhatsApp yang aktif dan email akun AudioShake yang akan dipakai, atau email baru kalau kamu belum punya akun. Sistem akan otomatis menghitung total biaya dalam rupiah, termasuk biaya layanan dan biaya metode pembayaran, sehingga kamu tahu persis berapa yang harus dibayar sebelum konfirmasi order.
Setelah order dibuat, admin JoinBareng akan mengirim invoice ke WhatsApp kamu. Lakukan pembayaran lewat QRIS atau transfer bank sesuai nominal di invoice. Begitu pembayaran kami terima, admin akan memproses tagihan ke AudioShake menggunakan kartu internasional JoinBareng. Untuk langganan digital, proses ini biasanya selesai sekitar satu sampai lima menit setelah pembayaran, dan kamu akan dapat konfirmasi lewat WhatsApp. Akun AudioShake tetap milikmu, dan kamu bisa langsung login dan mulai pisahin stem.
- Pilih plan AudioShake di halaman produk JoinBareng
- Isi nomor WhatsApp dan email akun tujuan
- Cek total biaya dalam rupiah yang dihitung otomatis di form
- Bayar invoice lewat QRIS atau transfer bank
- Admin proses pembayaran ke AudioShake dalam 1-5 menit
- Konfirmasi diterima via WhatsApp, akun siap dipakai
Tips memilih paket AudioShake
Sebelum pesan, tentukan dulu kebutuhan utamamu. Kalau kamu cuma sesekali perlu pisahin stem untuk satu atau dua lagu per bulan, paket AudioShake Indie per track biasanya lebih hemat karena kamu bayar sesuai pemakaian, bukan langganan flat. Cocok untuk musisi indie, kreator konten, atau siapa pun yang tidak rutin butuh pemisahan stem dalam jumlah besar. Pastikan juga format output yang kamu butuhkan, apakah cukup MP3 atau perlu WAV untuk kualitas studio.
Kalau kamu produser atau studio yang memproses banyak track tiap bulan, pertimbangkan AudioShake API yang modelnya volume-based. Biasanya semakin besar volume yang kamu beli, semakin murah biaya per track-nya. Ini pilihan ideal untuk tim yang sudah punya pipeline sendiri atau untuk bisnis yang menjual jasa stem separation ke klien. Namun untuk kebanyakan kreator Indonesia, AudioShake Indie sudah lebih dari cukup.
Perhatikan juga jumlah stem yang kamu butuhkan per track. Ada paket yang hanya memisahkan 2 stem (vokal dan instrumental), ada yang sampai 4 stem (vokal, drum, bass, lainnya), dan ada yang lebih detail lagi sampai 12 stem. Untuk karaoke atau backing track, 2 stem biasanya cukup. Untuk remix, sampling, atau produksi serius, pilih yang lebih detail supaya kamu punya fleksibilitas lebih saat mixing. Cek juga apakah paketmu mengizinkan download ulang hasil proses atau perlu diulang kalau file hilang.
- Tentukan kebutuhan: sekali pakai atau rutin tiap bulan
- Pilih format output yang sesuai: MP3 untuk cepat, WAV untuk studio
- Periksa jumlah stem yang dipisahkan: 2, 4, atau lebih
- Hitung biaya per track untuk cari yang paling efisien
- Cek apakah ada batasan ukuran file atau durasi audio
- Simpan hasil download dengan rapi karena tidak semua paket menyimpan file selamanya
Setelah pembayaran: apa yang perlu disiapkan?
Begitu admin JoinBareng mengonfirmasi pembayaran sudah diproses ke AudioShake, kamu akan dapat notifikasi lewat WhatsApp. Pastikan kamu sudah menyiapkan akun AudioShake yang aktif, atau buat dulu akun baru di situs resmi AudioShake Indie menggunakan email yang kamu daftarkan di form JoinBareng. Email ini penting karena akan dipakai untuk komunikasi sistem dan pengiriman hasil proses stem.
Login ke akun AudioShake dan biasakan diri dengan dashboard-nya. Biasanya ada opsi upload file, pilihan jumlah stem, format output, dan riwayat proses. Coba upload satu file lagu terlebih dahulu untuk memastikan semuanya berjalan lancar sebelum kamu mulai proses file-file utama. File yang didukung umumnya format umum seperti MP3 dan WAV, dengan batasan durasi dan ukuran tergantung paket yang kamu pilih.
Simpan semua file hasil proses dengan rapi di cloud storage atau hard drive lokal, karena tidak semua paket menyimpan hasil proses selamanya. Kalau kamu menggunakan jasa bayar JoinBareng untuk paket bulanan, perhatikan juga tanggal perpanjangan dan estimasi tagihan bulan berikutnya. Untuk perpanjangan, kamu bisa order lagi lewat JoinBareng kapan pun dibutuhkan, tanpa harus bikin akun baru atau repot cari metode pembayaran internasional.
- Siapkan akun AudioShake dengan email yang sama seperti di form JoinBareng
- Login dan pelajari dashboard setelah konfirmasi diterima
- Coba upload satu file test sebelum proses file utama
- Simpan hasil stem di cloud storage atau hard drive lokal
- Perhatikan tanggal perpanjangan untuk paket bulanan
- Order ulang lewat JoinBareng saat perlu perpanjang atau upgrade










