
Kalau kamu ingin berlangganan TradingView dari Indonesia tanpa kartu kredit internasional, kamu bisa membayar tagihan Premium dalam Rupiah lewat QRIS atau virtual account, lalu tim JoinBareng membayarkan tagihannya ke TradingView atas nama kamu. Artikel ini membahas paket yang tercantum di halaman harga resmi, langkah pemesanan lewat jasa bayar TradingView Premium, batasan biaya, dan hal yang perlu kamu cek sebelum membayar. Kalau kartu internasional kamu sudah diterima TradingView, kamu tidak wajib memakai layanan ini.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Produk | TradingView Premium, pilihan bulanan atau tahunan sesuai form |
| Mata uang tagihan | USD. Halaman harga resmi menulis harga dengan simbol dolar |
| Siklus | Harga Premium di halaman resmi ditagih tahunan, dan paket bulanan juga tersedia |
| PPN | Belum termasuk. PPN 11% ditambahkan saat checkout |
| Cara bayar | Bayar langsung lewat form, lalu sistem membuat tagihan Rupiah |
| Estimasi proses | Maksimal 3 jam kerja (09.00 sampai 21.00 WIB) setelah lunas |
TradingView punya beberapa tingkat paket berbayar, yaitu Essential, Plus, Premium, dan Expert. Premium paling sering dipilih trader retail yang aktif karena memberi 8 chart per layout, 25 indikator per chart, interval berbasis detik, tanpa iklan, custom timeframe, dan alert harga tanpa batas jumlah. Bar replay pada Premium juga punya rentang yang lebih luas dibanding Plus. Fitur-fitur ini merupakan ringkasan paket Premium, jadi kalau ada perubahan fitur, halaman resmi TradingView yang berlaku.
Harga Premium yang tercantum di halaman harga resmi, yang kami periksa pada {{CURRENT_MONTH}} {{CURRENT_YEAR}}, tertulis sebagai harga khusus $59,95 per bulan dengan penagihan tahunan. Halaman itu juga menulis hemat $120 per tahun. Halaman tersebut hanya memakai simbol dolar tanpa kode mata uang yang eksplisit, jadi tagihan yang berlaku untuk pesananmu tetap perlu kamu cek di form dan di tagihan sebelum membayar.
Untuk tagihan lewat JoinBareng, biaya layanan mengikuti tiga tier. Tagihan di bawah US$70 masuk tier Standard dengan biaya tetap Rp50.000. Tagihan US$70 sampai di bawah US$500 masuk tier Plus dengan biaya 4 persen dari total. Tagihan US$500 ke atas masuk tier Pro dengan biaya 3,5 persen dari total. Karena tagihan tahunan Premium berdasarkan harga halaman resmi sudah berada di atas US$500, pesanan tahunan umumnya jatuh ke tier Pro. Pesanan dengan total di bawah US$70 jatuh ke tier Standard.
Total yang kamu bayar disusun dari tiga bagian. Bagian pertama adalah harga dalam USD dikali kurs tengah pasar ditambah markup Rp3.000 per USD. Bagian kedua adalah biaya layanan sesuai tier. Bagian ketiga adalah PPN 11 persen yang ditambahkan saat checkout, karena harga layanan jasa bayar untuk TradingView belum termasuk PPN. Hasil akhirnya dibulatkan ke atas ke kelipatan Rp100.
Kurs yang dipakai mengikuti kurs pasar pada saat tagihan dibuat, jadi dua pesanan dengan paket yang sama bisa berbeda totalnya kalau dibuat di hari yang berbeda. Tagihan yang sudah dibuat berlaku 24 jam. Angka total Rupiah tidak kami tuliskan di artikel ini karena kurs bergerak. Gunakan kalkulator di halaman produk untuk melihat total sebelum kamu mengirim form, lalu bandingkan dengan tagihan yang muncul setelahnya.
Ada satu kesalahan yang sering terjadi, yaitu membandingkan harga bulanan di halaman TradingView dengan total Rupiah yang dibayar sekali. Pembanding yang adil adalah total yang kamu bayar untuk satu periode, termasuk biaya layanan dan PPN, dibagi jumlah bulan yang dicakup periode itu.
Alurnya adalah bayar langsung. Kamu tidak perlu menunggu balasan total dari tim di chat sebelum membayar, karena tagihan Rupiah dibuat oleh sistem setelah form dikirim. Berikut urutannya.
Akun TradingView tetap milik kamu. Layout chart, watchlist, indikator yang sudah kamu simpan, dan ide yang sudah kamu publikasikan tetap terkait dengan profilmu. Yang berubah hanya status langganan Premium-nya.
Halaman resmi TradingView menulis bahwa langganan tidak diperpanjang otomatis setelah masa bayar yang berjalan berakhir. Artinya, kalau kamu ingin Premium tetap aktif, kamu perlu memesan lagi untuk periode berikutnya. Jangan menunggu akses benar-benar habis sebelum memesan ulang, karena pemrosesan oleh tim bisa memakan waktu sampai 3 jam kerja setelah pembayaran lunas.
Catat tanggal berakhirnya masa bayar di kalender ponselmu. Kalau kamu memilih paket bulanan, pemesanan ulang juga dilakukan per periode yang kamu pilih. Jika ragu soal tanggal berakhirnya akses, cek di pengaturan akun TradingView sebelum memesan lagi.
Sebelum memesan, siapkan beberapa hal berikut supaya prosesnya tidak tersendat.
Kalau kamu sedang berada di paket Plus yang masih aktif lalu ingin naik ke Premium, tanyakan dulu ke CS lewat WhatsApp. Alur upgrade di tengah periode bisa berbeda dari pemesanan baru, dan pastikan kamu tahu bagaimana sisa masa bayar paket lama dihitung sebelum membayar.
Beberapa kendala berikut sering muncul saat orang membayar langganan TradingView lewat jasa bayar.
Pertama, harga di halaman resmi berubah. Harga langganan bisa berubah sewaktu-waktu, dan kurs ikut pasar. Solusinya, bandingkan nominal di form dengan tagihan sebelum membayar, dan jangan mengandalkan angka dari artikel lama.
Kedua, tagihan sudah kedaluwarsa. Tagihan yang dibuat berlaku 24 jam. Jika kamu terlambat membayar, buat pesanan baru supaya kurs dan total dihitung ulang sesuai kondisi saat itu.
Ketiga, email yang dikirim salah. Pesanan diaktifkan ke akun dengan email yang kamu isi. Kalau kamu sadar salah ketik, hubungi CS lewat WhatsApp secepatnya sebelum tim memproses, karena koreksi setelah diproses lebih sulit.
Keempat, ada selisih tagihan dari merchant. Kalau tagihan TradingView ternyata lebih besar, kekurangan sampai Rp5.000 ditanggung JoinBareng, dan di atas angka itu selisihnya ditagih tambahan. Kalau ada kelebihan bayar, kelebihan itu dikembalikan lewat transfer bank dengan minimal Rp10.000.
Kelima, nominal berada di luar batas bayar langsung. Bayar langsung tersedia untuk total Rp10.000 sampai Rp5.000.000. Di atas batas itu, pesanan diproses lewat chat CS.
Jasa bayar tidak selalu perlu. Kalau salah satu kondisi berikut berlaku untukmu, cara paling sederhana adalah membayar langsung ke TradingView.
Sebelum memutuskan, bandingkan biaya kamu sendiri dengan biaya jasa bayar. Jasa bayar punya biaya layanan dan PPN, jadi untuk sebagian orang metode langsung tetap lebih murah.
Pilihan antara tahunan dan bulanan sebaiknya mengikuti cara kamu memakai TradingView, bukan hanya nominal per bulan. Halaman harga resmi menulis bahwa paket tahunan memberi penghematan, dan hanya paket tahunan yang bisa diajukan refund dalam 14 hari kalender sejak pembayaran. Paket bulanan tidak dapat direfund menurut halaman yang sama. Artinya, kalau kamu baru mencoba fitur Premium dan belum yakin, opsi bulanan memberi komitmen yang lebih kecil. Opsi tahunan lebih cocok untuk trader yang sudah rutin memakai backtest, multi-timeframe, dan alert harga setiap hari.
Ada juga pertimbangan dari sisi biaya layanan. Karena tagihan tahunan Premium berdasarkan harga halaman resmi sudah di atas US$500, biaya layanan jasa bayar mengikuti tier Pro dengan 3,5 persen dari total. Untuk pesanan bulanan dengan total di bawah US$70, tier Standard berlaku dengan biaya tetap Rp50.000. Dua skema ini tidak bisa dibandingkan hanya dari angka harga, karena biaya layanan dihitung per pesanan. Hitung total yang kamu bayar untuk satu periode, lalu bagi dengan jumlah bulan yang dicakup periode itu.
Kalau kamu masih ragu, mulai dari paket yang kebutuhannya paling jelas dan tanyakan ke CS sebelum memesan. Jangan memilih paket tahunan hanya karena terlihat lebih murah per bulan, lalu baru sadar fitur yang dipakai tidak sebanyak yang kamu kira.
Artikel ini disusun dari halaman harga resmi TradingView di https://www.tradingview.com/pricing/ dan dari aturan tarif JoinBareng di halaman tarif jasa bayar. Informasi di halaman resmi diperiksa pada {{CURRENT_MONTH}} {{CURRENT_YEAR}}, dan bisa berubah sewaktu-waktu. Harga merchant juga bisa berubah, jadi cek kembali nominal di tagihan sebelum membayar.
JoinBareng adalah pihak ketiga yang independen. Kami bukan mitra atau reseller resmi TradingView. Akun TradingView yang kamu pakai tetap akun pribadimu.
Pesan lewat halaman jasa bayar TradingView Premium, isi email akun TradingView dan nomor WhatsApp, lalu bayar tagihan Rupiah lewat QRIS atau virtual account. Setelah lunas, tim memproses pembayaran ke TradingView maksimal 3 jam kerja.
Halaman resmi TradingView menulis bahwa langganan tidak diperpanjang otomatis setelah masa bayar yang berjalan berakhir. Kalau ingin lanjut, pesan ulang sebelum akses habis supaya tidak ada jeda.
Pesanan diproses maksimal 3 jam kerja, yaitu pukul 09.00 sampai 21.00 WIB, setelah pembayaran lunas. Kalau lunas di luar jam kerja, hitungan dimulai pada jam kerja berikutnya.
Belum. Untuk layanan ini PPN 11 persen ditambahkan saat checkout. Total akhir bisa kamu lihat di form sebelum membayar.
Ya. Akun tetap milik kamu, termasuk layout chart, watchlist, dan ide yang sudah dipublikasikan. JoinBareng hanya membayarkan biaya Premium ke akun tersebut.
Kurs mengikuti pasar pada saat tagihan dibuat, dan tagihan berlaku 24 jam. Harga di halaman resmi juga bisa berubah, jadi cek nominal di tagihan sebelum membayar.
Kalau kartu kredit internasional kamu sudah diterima TradingView, atau kamu punya PayPal atau Apple Pay yang bisa dipakai, pembayaran langsung ke TradingView bisa jadi pilihan. Pilih yang paling sesuai dengan kondisi kamu.