
LinkedIn Premium Career kartu ditolak biasanya berarti metode itu tidak tersedia untuk wilayah atau produk yang kamu pilih, atau ada kendala di sisi penerbit kartu. Halaman bantuan resmi LinkedIn tidak merinci penyebab per kartu, jadi artikel ini membantu kamu mengecek hal-hal yang bisa dicek sendiri, lalu menjelaskan jalan keluarnya lewat jasa bayar LinkedIn Premium Career. Dengan jasa bayar, kamu membayar dalam Rupiah lewat QRIS atau virtual account, dan tim JoinBareng membayarkan tagihan ke LinkedIn.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Penyebab yang paling sering | Metode tidak tersedia untuk wilayah atau produk tersebut, bukan karena percobaan yang kurang |
| Kartu yang tertulis diterima | Visa, Mastercard, American Express, dan Discover untuk langganan online |
| Metode yang tidak diterima | Bill Me Later dan pembayaran ACH |
| Kartu prepaid | Beberapa kartu prepaid mungkin tidak mengizinkan tagihan berulang setiap bulan |
| Solusi lewat JoinBareng | Bayar tagihan Rupiah lewat QRIS atau VA, proses maksimal 3 jam kerja setelah lunas |
| Batas bayar langsung | Rp10.000 sampai Rp5.000.000 |
Penyebab pertama adalah metode yang tidak tampil di checkout. Halaman bantuan LinkedIn menjelaskan bahwa metode yang tidak muncul saat checkout berarti tidak tersedia untuk wilayah atau produk tersebut. Jadi, kalau kartumu tidak pernah tampil dan langsung ditolak, masalahnya kemungkinan ada di ketersediaan metode, bukan di kartumu semata.
Penyebab kedua adalah jenis kartu. LinkedIn tidak menerima Bill Me Later dan pembayaran ACH. Kalau kamu mencoba memakai metode itu, pembayaran pasti tidak berhasil. Selain itu, halaman resmi menyebut bahwa beberapa kartu prepaid mungkin tidak mengizinkan tagihan berulang setiap bulan. Kartu prepaid yang lolos di pembayaran pertama belum tentu lolos di tagihan kedua.
Penyebab ketiga adalah tagihan berulang yang gagal. Jika metode pembayaran utama gagal saat tagihan berulang, LinkedIn dapat mencoba metode lain yang tersimpan di akun. Artinya, kegagalan bisa muncul di tengah langganan, bukan hanya saat pertama kali membeli.
Kartu yang biasa dipakai untuk belanja di toko atau aplikasi lokal belum tentu diterima LinkedIn. Jaringan kartu dan jenis transaksi yang diterima berbeda, jadi pengalaman memakai kartu di dalam negeri tidak otomatis menjamin langganan internasional berhasil.
Penyebab keempat adalah kendala dari sisi kartu itu sendiri, misalnya pemblokiran transaksi internasional atau batas transaksi di penerbit kartu. Halaman LinkedIn tidak merinci hal ini, sehingga kamu perlu mengecek langsung ke bank atau penerbit kartu bila kendalanya terus berulang.
Sebelum mencoba membayar lagi, lakukan beberapa pengecekan sederhana. Pertama, buka checkout LinkedIn dan lihat metode yang benar-benar tampil. Kalau kartumu tidak ada dalam daftar, mencoba ulang tidak akan membantu. Kedua, pastikan jenis kartumu termasuk yang tertulis diterima, yaitu Visa, Mastercard, American Express, atau Discover. Ketiga, kalau kartumu prepaid, cek apakah kartu itu mendukung tagihan berulang setiap bulan.
Keempat, cek riwayat langganan di akunmu. Buka menu Premium features, masuk ke Manage subscription, lalu lihat bagian Purchases. Langganan yang masih aktif atau tagihan yang tertunda bisa membuat pembelian baru terlihat dobel. Kelima, pastikan metode cadangan yang tersimpan di akun masih benar dan aktif, karena LinkedIn bisa mencobanya saat tagihan berulang gagal.
Sebagai catatan kecil, simpan tangkapan layar pesan kesalahan dan waktu percobaan. Informasi ini membantu kamu, atau tim CS kami, menelusuri apa yang sebenarnya terjadi saat pembayaran gagal. Jangan membagikan kode OTP atau data kartu lengkap kepada siapa pun yang mengaku dari LinkedIn atau JoinBareng lewat pesan yang tidak kamu minta.
Jika setelah semua pengecekan itu kartumu tetap ditolak, berhenti mencoba berkali-kali. Percobaan yang berulang tidak menambah peluang berhasil dan bisa membuat kamu bingung menelusuri transaksi yang gagal. Lebih baik beralih ke jalur lain.
Satu hal lagi yang perlu dipahami: jika kamu sudah memutuskan tidak melanjutkan langganan, pembatalan dilakukan di LinkedIn, bukan di JoinBareng. Halaman bantuan resmi LinkedIn menyebut pembatalan harus dilakukan paling lambat satu hari sebelum tanggal tagihan berikutnya, sehingga kamu tidak akan ditagih untuk periode baru.
Jika kartu tetap tidak bisa dipakai, jasa bayar bisa menjadi jalan keluar. Prosesnya dimulai dari form di halaman produk. Kamu memilih paket atau nominal, mengisi email, dan memasukkan nomor WhatsApp yang aktif. Sistem lalu membuat tagihan dalam Rupiah.
Tagihan itu bisa dibayar lewat QRIS, yang bisa dipindai dari aplikasi DANA, GoPay, OVO, ShopeePay, atau m-banking, atau lewat virtual account bank yang tersedia di halaman pembayaran. Setelah lunas, pesanan masuk ke antrean tim dan kamu bisa chat WhatsApp untuk detail akun. Tim memproses pembayaran ke LinkedIn maksimal 3 jam kerja, yaitu pukul 09.00 sampai 21.00 WIB. Kalau lunas di luar jam kerja, hitungan 3 jam dimulai pada jam kerja berikutnya.
Untuk nominal di atas Rp5.000.000, atau untuk kondisi yang tidak sesuai batas bayar langsung, pesanan diproses lewat chat dengan CS. Biaya layanan mengikuti tier: Standard untuk tagihan di bawah US$70 dikenakan biaya tetap Rp50.000, Plus untuk US$70 sampai di bawah US$500 dikenakan 4% dari total, dan Pro untuk US$500 ke atas dikenakan 3,5% dari total. Rincian lengkap ada di halaman tarif JoinBareng.
Kurs mengikuti kurs pasar saat tagihan dibuat dan berlaku 24 jam. Karena itu artikel ini tidak mencantumkan angka kurs atau total Rupiah. Gunakan kalkulator di halaman produk untuk perkiraan, lalu pastikan nominal akhirnya sesuai dengan tagihan.
Sebelum membayar lewat jasa bayar, siapkan tiga hal: akun LinkedIn yang kamu kuasai, email yang aktif untuk menerima notifikasi, dan nomor WhatsApp yang bisa dihubungi tim. Pastikan juga kamu tidak sedang punya langganan Premium aktif yang sama, supaya pembelian baru tidak tumpang tindih dengan langganan yang sudah berjalan. Kalau sudah siap, buka jasa bayar LinkedIn Premium Career dan isi form pesanannya.
Langganan LinkedIn Premium berjalan tiap periode tagihan, jadi kegagalan di bulan kedua atau ketiga sama pentingnya dengan pembelian pertama. Menurut halaman bantuan resmi LinkedIn, pembatalan harus dilakukan paling lambat satu hari sebelum tanggal tagihan berikutnya. Setelah dibatalkan, fitur Premium tetap berlaku sampai akhir siklus tagihan. Dengan mengetahui tanggal tagihan, kamu bisa menyiapkan pembayaran lebih awal.
Pencegahan yang paling sederhana dimulai dari dua pertanyaan. Pertama, apakah kartu yang kamu pakai masih aktif dan masa berlakunya belum habis? Kedua, apakah kartu itu masih diterima untuk langganan online di wilayahmu? Kalau salah satu jawabannya tidak, perbaiki dulu sebelum tagihan berikutnya jatuh tempo, karena perbaikan di tengah periode biasanya lebih rumit.
Cara menjaga perpanjangan tetap lancar adalah dengan mencatat tanggal tagihan di kalender, memeriksa menu Purchases setiap bulan, dan memastikan metode yang tersimpan masih aktif. Kalau kamu memakai kartu prepaid, pertimbangkan apakah kartu itu cocok untuk tagihan bulanan. Halaman resmi mencatat bahwa beberapa kartu prepaid mungkin tidak mengizinkan tagihan berulang.
Untuk perpanjangan lewat JoinBareng, cara pemesanan ulang untuk setiap periode belum dijelaskan di halaman produk. Tanyakan ke CS sebelum tanggal tagihan berikutnya supaya langganan tidak terputus.
Selain kartu yang ditolak, ada beberapa kendala lain yang sering membingungkan. Yang pertama adalah akun yang sudah punya langganan aktif. Membeli lagi bisa membuat dua langganan berjalan, jadi cek dulu di Purchases. Yang kedua adalah nominal yang berbeda dari tagihan. Kekurangan sampai Rp5.000 ditanggung JoinBareng, sedangkan kekurangan di atas itu ditagih tambahan. Kelebihan bayar dikembalikan lewat transfer bank dengan minimal Rp10.000.
Yang ketiga adalah kebingungan soal metode yang dipakai saat tagihan berulang. Karena LinkedIn bisa mencoba metode lain yang tersimpan, satu kartu yang gagal tidak selalu berarti langganan berhenti, tetapi juga tidak berarti tagihan pasti berhasil lewat metode cadangan. Cek di menu Purchases apakah status tagihan terbaru sudah berhasil. Jika belum, tindak lanjuti sebelum tanggal tagihan berikutnya, bukan setelah langganan berakhir.
Yang keempat adalah pembayaran yang sudah masuk tetapi pesanan belum selesai. Pastikan status tagihan sudah lunas, lalu tunggu proses tim maksimal 3 jam kerja. Kalau sudah melewati jam kerja berikutnya dan belum ada kabar, hubungi CS dengan menyertakan bukti pembayaran.
Kamu tidak perlu jasa bayar jika kartu Visa, Mastercard, American Express, atau Discover kamu diterima LinkedIn di wilayahmu dan tagihan berulangnya bisa berjalan. Kamu juga tidak perlu jika PayPal, Apple Pay, atau Google Pay tampil di checkout dan bisa kamu pakai di desktop atau mobile web.
Kalau kamu membeli lewat aplikasi iOS LinkedIn, pembayaran dikelola lewat akun Apple sesuai ketentuannya. Dalam kasus itu, pertanyaan soal kartu ditolak mengikuti aturan Apple, bukan halaman bayar LinkedIn di web.
Juga tidak perlu jasa bayar jika kamu sudah mendapat kejelasan dari penerbit kartu bahwa kartumu bisa dipakai untuk langganan online luar negeri, dan kartu itu berhasil di checkout LinkedIn. Dalam situasi seperti ini, cukup pastikan tagihan bulanannya berjalan dan cek Purchases secara berkala.
Kalau kamu hanya ingin mencoba fitur Premium, cek dulu apakah ada masa percobaan gratis. Menurut halaman bantuan resmi LinkedIn, free trial yang dibatalkan langsung berakhir. Untuk panduan pemesanan dari awal, baca cara langganan LinkedIn Premium Career dari Indonesia dan metode pembayaran LinkedIn Premium Career.
Artikel ini disusun dari halaman bantuan resmi LinkedIn tentang metode pembayaran untuk pembelian online dan kebijakan refund. Halaman-halaman itu kami periksa pada {{CURRENT_MONTH}} {{CURRENT_YEAR}}. Isinya bisa berubah sewaktu-waktu, jadi cek ulang di LinkedIn sebelum membayar.
Kami juga memastikan semua langkah di artikel ini hanya mengutip apa yang tercantum di halaman resmi, termasuk daftar kartu yang diterima dan catatan soal kartu prepaid. Itu sebabnya beberapa pertanyaan, seperti alasan teknis penolakan per bank, tidak kami jawab dengan spekulasi.
Kami hanya menuliskan hal yang tertulis di halaman resmi. Penyebab penolakan yang tidak dijelaskan di sana, seperti alasan spesifik per bank, kami tulis apa adanya dan tidak kami isi dengan tebakan. Aturan tarif JoinBareng mengikuti halaman tarif kami. JoinBareng adalah pihak ketiga yang independen dan bukan mitra resmi LinkedIn.
Penyebab yang paling sering adalah metode itu tidak tersedia untuk wilayah atau produk yang kamu pilih. Halaman bantuan LinkedIn menyebut bahwa metode yang tidak tampil di checkout memang belum tersedia. Penyebab pasti di sisi kartu perlu dicek ke bank atau penerbit kartu.
Tidak. Menurut halaman bantuan resmi LinkedIn, Bill Me Later dan pembayaran ACH tidak diterima. Jika kamu melihat metode ini di pilihan pembayaran, sebaiknya tidak dipakai untuk pembelian Premium.
Halaman resmi LinkedIn mencatat bahwa beberapa kartu prepaid mungkin tidak mengizinkan tagihan berulang setiap bulan. Kartu yang lolos di pembayaran pertama belum tentu lolos di tagihan berikutnya. Cek ke penerbit kartu apakah kartumu mendukung tagihan berulang.
LinkedIn dapat mencoba metode lain yang tersimpan di akun, menurut halaman bantuan resmi LinkedIn. Karena itu, pastikan metode cadangan yang tersimpan masih benar dan aktif. Periksa juga tanggal tagihan di menu Purchases.
Lewat jasa bayar JoinBareng, kamu bisa membayar tagihan dalam Rupiah lewat QRIS atau virtual account. Tim kami yang membayarkan tagihan ke LinkedIn. Batas bayar langsung adalah Rp10.000 sampai Rp5.000.000.
Tim memproses pembayaran ke LinkedIn maksimal 3 jam kerja setelah lunas, yaitu pukul 09.00 sampai 21.00 WIB. Jika lunas di luar jam kerja, hitungan dimulai pada jam kerja berikutnya. Setelah lunas, kamu bisa chat WhatsApp untuk detail akun.
Tidak perlu dan sebaiknya jangan dibagikan kepada pihak mana pun. Alur pemesanan di halaman JoinBareng hanya meminta email dan nomor WhatsApp. Waspadai pihak yang meminta password dengan janji proses lebih cepat.